Beranda > Anak > Advokasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak tingkat Propinsi DIY

Advokasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak tingkat Propinsi DIY

PRESIA-Yogyakarta, Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak yang ada di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul guna mewujudkan daerah masing-masing menjadi daerah yang layak bagi anak baik dari sisi fasilitas fisik maupun non fisik tidak hanya menjadi fokus perhatian dari ketiga kabupaten/kota tersebut. Pengembangan Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) ternyata juga menjadi perhatian khusus oleh Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Gugus Tugas KLA tingkat Propinsi DIY yang telah dibentuk pada 7 Mei 2012 di Gowongan Inn, hal ini disampaikan oleh Dra. Sri Hartati, SKM, M.Kes (Kepala Bidang Perlindungan Hak-hak Perempuan, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Propinsi DIY) dalam acara Advokasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak tingkat Propinsi DIY pada hari Jumat, 22 Juni 2012 di Badan Pemeberdayaan Perempuan dan Masyarakat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bu Tati menyatakan walaupun Propinsi DIY tidak memiliki wilayah karena yang memiliki wilayah adalah kabupaten/kota di DIY namun Pemerintah Propinsi DIY juga berkomitmen untuk mengembangkan kebijakan KLA di seluruh Kabupaten/Kota di DIY sebagaimana yang telah dilakukan oleh Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman serta akan disusul oleh Kabupaten Bantul pada tahun 2013. Selain komitmen dari pemerintah propinsi, juga dinyatakan bahwa sejak tahun 2010 Propinsi DIY menjadi salah satu dari 10 Propinsi pengembangan Kebijakan KLA di Indonesia.

Kesiapan Pemerintah Propinsi DIY dalam mengembangkan Kebijakan KLA diantaranya dengan telah diundangkannya Peraturan Daerah Nomor. 3 tahun 2012 tentang Perlindungan Korban Kekerasan yang saat ini Peraturan Gubernur-nya sedang dirumuskan oleh tim yang dipimpin oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) Propinsi DIY, imbuh Bu Tati.

Kegiatan advokasi ini dihadiri oleh seluruh Badan/Kantor Pemberdayaan Perempuan kabupaten/kota se DIY, SKPD terkait di tingkat Propinsi DIY, Kepolisian, Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Propinsi DIY, Perwakilan Kementerian Agama Provinsi DIY, dan LSM terkait yang bekerja untuk anak.

Kegiatan Advokasi Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak tingkat Propinsi DIY menghadirkan dua pembicara yaitu Ifa Aryani (LSPPA) dan Valentina S. Wijiyati (IDEA), dimana kedua pembicara tersebut memberikan pemaparan tentang kebijakan KLA baik ditingkat kabupaten/kota maupun peran dari Propinsi DIY itu sendiri.

Selain pemaparan yang disampaikan, dari diskusi dalam kegiatan ini Ifa Aryani memberikan saran bahwa untuk pengamnagan KLA yang lebih maju diantaranya baik pemerintah propinsi DIY dan/atau kabupaten/kota di Propinsi DIY sebaiknya menyiapkan Trauma Center dan Rumah Rehabilitasi khusunya bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), penambahan ruang hujau publik, sanggar anak serta perlu adanya standarisasi pelayanan terhadap lembaga-lembaga yang bekerja untuk anak, tidak hanya sebatas kepada panti tetapi juga sekolah, LSM dan institusi pemerintah sesuai dengan Child Protection Procedure.

Wijiyati juga menyimpulkan dalam diskusi ini bahwa kebijakan KLA harus didukung oleh lintas sektor tidak hanya sebatas pemerintah (Badan/Kantor Pemberdayaan Perempuan) dan LSM anak semata tetapi juga pihak-pihak lain baik dari sisi eksekutif, yudikatif, legislatif, Ormas, Swasta dan masyarakat luas. Sehingga tidak akan ditemukan lagi adanya spanduk rokok yang terpampang di depan sekolah. Sedangkan untuk penegakan hukum perlu lebih mengedepankan restoractif justice bagi ABH serta perlu adanya penguatan tentang pemahaman Hak Asasi Anak untuk seluruh penegak hukum baik Hakim, Jaksa, Kepolisian maupun Advokat. Serta perlu ada penguatan berupa sosialisasi terhadap para Tokoh Agama untuk menyamakan persepsi tentang anak dan hak asasi anak karena keberadaan para Tokoh Agama menjadi hal yang penting untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat luas.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: