Beranda > Anak, Perempuan > Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Bantul

Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Bantul

Sahabat Anak, Perempuan dan Keluarga (SAPA) DIY bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan program kegiatan sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) yang berlangsung pada tanggal 8 Oktober 2012 dan berlokasi di ruang Induk lantai 3 Parasamnya, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul.Program kegiatan ini melibatkan 150 orang peserta yang terdiri dari anggota gugus tugas Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) antara lain meliputi 17 Kecamatan se-Kabupaten Bantul, 17 Polsek se-Kabupaten Bantul, semua puskesmas di Kabupaten Bantul, Forum Anak Bantul (FONABA), Ormas se-Kabupaten Bantul, Kepala Dinas se-Kabupaten Bantul dan 9 (sembilan) Desa di Dua Kecamatan Model yaitu Kecamatan Pajangan dan Kecamatan Dlingo.

Program ini melibatkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, antara lain Andrie Irawan selaku Direktur Sahabat Anak, Perempuan dan Keluarga (SAPA) yang menyampaikan paparan tentang pengantar tindak pidana perdagangan orang dan eksploitasi seksual anak, kemudian Didik Warsito, MSi selaku Kepala Disnakertrans Kabupaten Bantul dimana yang bersangkutan menyampaikan materi tentang Prosedur Hukum Tenaga Kerja di Dalam dan di Luar Negeri.

Program kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bupati Bantul, Hj. Sri Surya Widati yang dibacakan oleh Drs. Djoko Sulasno Nimpuno selaku Kepala Badan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BKKPPKB) Kabupaten Bantul. Dalam sambutan tersebut, Bupati Bantulk menyampaikan agar dilakukan tindakan antisipasi Kabupaten Bantul dalam meminimalisir perdagangan orang khususnya perempuan dan anak. Salah satu caranya yaitu dengan menginisiasi program wajib belajar 12 tahun dan memfasilitasi anak-anak agar kembali ke bangku sekolah.

Selain itu komitmen yang khusus untuk menanggulangi perdagangan orang di Bantul sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang adalah melalui pembentukan gugus tugas pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bantul Nomor 274A 2011 tertanggal 1 Desember 2011.

Menurut laporan panitia bersama yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bantul, Dra. Sutatik, mengingat tindak pidana perdagangan orang adalah tanggungjawab segala pihak maka pada acara tersebut mengundang beberapa elemen masyarakat sebagaimana tersebut diatas.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: